Antara Selera dan Paradigma?


Ketika aku masuk kelas dan duduk dibangku sambil mengeluarkan buku-buku berniat belajar, ga sengaja mendengar obrolan pagi temen-temen yang perempuan. "eh, gue suka banget loh sama Daniel Powter", "wah keren tuh! kalau aku sih sukanya sama MCR dan BLG", "iih.. aku dong sukanya Jason Mraz", "haha.. kalian sukanya luar-an semua, aku dong sukanya Vidi sama Afgan", mereka tertawa. terlihat sangat normal dari sudut pandang manapun. perempuan sukanya sama penyanyi laki-laki. sangat wajar dilihat sebagai selera musiknya sendiri maupun daya tarik lawan jenis. harusnya ini berlaku untuk kebalikannya, yakni laki-laki sukanya sama penyanyi perempuan. secara akal sehat sih sah-sah saja, tetapi nyatanya tidak kan?? satu contoh gini. ketika ada seorang laki-laki dalam sebuah obrolan mengatakan, "aku suka banget loh sama Agnes Monica", atau "eh lagunya Lady Gaga keren ya", dsb dsb. komentarnya pasti gini, "ih, banci banget sih kamu sukanya sama penyanyi cewek".. nah lo?? yang mengherankan kenapa seorang laki-laki baru dianggap sebagai laki-laki kalau suka musik dari laki-laki. padahal enggak kan? kalaupun iya berarti perempuan juga baru dibilang perempuan kalau suka sama penyanyi perempuan juga.. hahaha.. ini hanya sekelumit atas apa yang ada dalam masyarakat kita. toh ga semua orang bersikap seperti apa yang saya tulis. masih ada yang bersikap fine-fine aja. kalau menurut saya sih, sah-sah aja laki-laki menyukai musik dari penyanyi perempuan. karena banyak kan jenis musik bagus yang dibawakan oleh penyanyi perempuan dan ga kalah sama yang laki-laki.. ;) emm.. jadi, ya untuk masalah ini sepertinya lebih tepat ke bagaimana selera kita. setuju?? ;-)

Comments